Masih ingatkah kau, ketika kita berbaring berdua sambil memandang hamparan bintang yang indah..?

Masih ingatkah kau, ketika kita berbaring seusai sholat Tarawih di malam ke enam bulan Ramadhan..?
Masih ingatkah kau, ketika kita berbaring di lataran sebuah Pondok penuh sahaja yang didalamnya penuh dengan kehausan menuntut iLmu..?
Masih ingatkah kau, Doa apa yang terucap dari bibir kita diiringi mata air yang bergulir di pipi kita, ukhti..?
Jika engkau telah lupa, izinkan saudarimu ini mengingatkannya..
jika engkau masih mengingatnya, marilah kita mengenangnya..
Doa yang mengalir karena keharuan memandang lautan jilbab di sekitar kita saat itu..
Terharu menyaksikan sesama akhwat saling merapatkan shaf hingga tak ada jarak yang tersisa sedikitpun..
Terharu melihat betapa KaLamuLLah didengungkan dengan indah disana..
Terharu mengingat kita beberapa hari kemudian akan terpisah dari mereka yang Qanaah,Qanitah, Sholihah,dan Zuhud akan dunia..
ya, kita berdoa agar kita , hamba ALLAH ini menjadi wanita yang tangguh, terhindar dari fitnah, berusaha istiQomah..
kita juga berdoa, semoga di Ramadhan berikutnya telah menggenapkan separuh Dien kita..
dan meLahirkan Jundi – jundi ALLAH serta menyaksikan mereka menegakkan Agama ALLAH di hamparan bumi ini..
masih ingatkah kau, ukhti?
dan sekarang, satu Doa telah terkabul..
engkau telah menggenapkan separuh Dien dalam dirimu..
ya ukhtifillah..
dari Lubuk hatiku yang paLing daLam kuucapkan ..
BarakaLLahu Laka wa Baraka alaika wa jamaah bainakuma fii khairiin
- Surabaya, 1 Nopember 2009, hadiah pernikahan untuk Saudariku Indah Wahyuni dan Adhi Surahman -



















